22tahun 1999 adalah pembagian kewenangan dan fungsi (power sharing) antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Sementara itu, UU No. 25 Tahun 1999 menyangkut masalah desentralisasi fiskal, yaitu pengaturan pembagian antara sumber daya keuangan (financial sharing) antara Pusat dan Daerah merupakan konsekuensi logis dari adanya pembagian kewenangan
14. Manfaat Penelitian. Penelitian ini memiliki manfaat sebagai berikut : 1. Secara teori, Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan tentang peran atau tugas dari Pendamping Lokal Desa (PLD) dalam mendampingi perangkat desa dalam pembangunan desa di Desa Batu Layan, Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu.
Manfaatekonomi yang diberikan tergantung pada jenis koperasi dan usaha yang dilaksanakan oleh koperasi tersebut. Manfaat koperasi tersebut antara lain: 1. Manfaat ekonomi dari pembelian barang atau pengadaan jasa bersama. 2. Manfaat ekonomi dari pemasaran dan pengolahan bersama. 3. Manfaat ekonomi dari simpan pinjam lewat koperasi. 4.
ManfaatMyers Briggs Type-Indicators untuk Kepribadian Anda. Tidak hanya digunakan untuk mempermudah pengukuran dalam psikologi, ternyata tes MBTI memiliki sejumlah manfaat lain yang harus Anda ketahui. Pasalnya masih banyak orang yang hanya mengetahui kegunaan tes Myers Briggs Type-Indicators hanya untuk menggambarkan
PeranKader Posyandu. Mdigital - 8 Januari 2020 at 10:53. Sejatinya fungsi Posyandu adalah pemberi informasi kesehatan kepada masyarakat untuk melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat terutama bagi ibu dan anak. Oleh karena itu keberadaannya bukan semata-mata tanggungjawab pemerintah melainkan juga semua komponen yang ada di
Adanyadua orang atau lebih yang memiliki kemauan. Jenis usaha dan pembagian kerja. Perjanjian tentang pembagian laba dan rugi dari kolaborasi. Deskripsi fenomena sosial dari Syirkah Abdan berbunyi: Asosiasi insinyur, keramik, toko keramik, broker pasir dan broker negara. Aliansi antara pedagang pasar, operator dan perantara.
Dilansirdari Ensiklopedia, manfaat pembagian peran dalam kelompok membuat kegiatan menjadi lebih cepat selesai. Setelah menemukan jawaban atas soal/pertanyaan yang kamu punya, jangan lupa untuk berbagi dengan yang lainnya ya.
PengertianPegadaian , Fungsi, Peran , Manfaat Jenis dan Prinsip dalam Pengadaian Terlengkap. Pegadaian adalah l embaga keuangan bukan bank yang memberikan kredit dengan masyarakat dengan cara hukum gadai. Ketentuan yang berlaku di hukum gadai yaitu calon peminjam wajib menyerahkan hartanya sebagai jaminan yang diberikan oleh
Hipotesisadalah jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian.6 Maka dari itu ada dua jenis hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini : 1. Hipotesis kerja, atau disebut juga hipotesis alternatif, disingkat Ha, Hipotesis kerja menyatakan adanya hubungan antara variabel X dan Y, atau adanya perbedaan antara dua kelompok.
Desentralisasimerupakan suatu proses pembagian kekuasaan, terlebih dalam hal otoritas pembuatan keputusan, di mana hal ini adalah serangkaian proses dari sentralisasi menuju otonomi penuh. Desentralisasi menjadi penting karena menurut Meenakshisundaram, hal ini dapat menyatukan masyarakat yang pluralistik.
0yLCVIl. Mengenal struktur organisasi perusahaan, manfaat dan fungsinya untuk membangun bisnis itu adalah penting. Membangun sebuah perusahaan milik Anda sendiri tentunya merupakan sebuah pencapaian yang besar dalam hidup. Apalagi jika Anda memulai usaha tersebut dari nol hingga bisa membangun perseroan terbatas yang memiliki banyak karyawan. Ketika membangun perusahaan sendiri, ada beberapa hal kecil yang perlu diperhatikan. Salah satunya seperti struktur organisasi perusahaan. Di dalam perusahaan, struktur organisasi sangat penting untuk dibuat. Ini menandakan bahwa perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang aktif dan memiliki peran yang jelas. Perusahaan dengan struktur organisasi yang tertata sesuai kebutuhan perusahaan tentunya akan membuat perusahaan lebih produktif dalam mengembangkan bisnis. Nah, dengan membaca tulisan ini Anda akan memahami dan bisa menjawab beberapa pertanyaan seperti Apa itu yang dimaksud dengan struktur organisasi adalah apa? Jelaskan fungsi, kegunaan struktur organisasi perusahaan di Indonesia dan tugasnya? Jelaskan susunan hirarki wewenang dalam organisasi dan profesi beserta tugasnya!? Pengertian Struktur Organisasi Perusahaan Adalah Sebagai Berikut Struktur organisasi perusahaan adalah sebuah garis hirarki atau bertingkat yang mendeskripsikan komponen-komponen yang menyusun perusahaan. Setiap individu atau Sumber Daya Manusia SDM yang berada pada lingkup perusahaan tersebut memiliki posisi dan fungsinya masing-masing. Struktur organisasi yang tertata sesuai fungsinya dan optimal juga akan membesarkan perusahaan. Agar lebih efektif, Anda juga bisa menggunakan software HR seperti Talenta yang dapat mengatur kinerja HR di perusahaan. Sehingga pekerjaan juga tugas HRD lebih optimal dan efektif. Tentu saja, untuk melakukan hal itu perusahaan Anda harus menggunakan fitur sistem HRIS seperti Talenta. Lalu Anda bisa coba gratis sendiri Aplikasi Talenta sebelum memutuskan untuk menggunakannya. Manfaat Struktur Organisasi Perusahaan yang Baik Pada umumnya, struktur organisasi yang mudah dibuat dan diterapkan di dalam perusahaan adalah berdasarkan pola kerja dan tanggung jawab di dalam perusahaan tersebut. Terdapat beberapa keuntungan yang dapat diperoleh perusahaan jika memiliki sistem organisasi yang baik. Job description karyawan lebih jelas. Koordinasi antar fungsi serta pembagian wewenang dan tanggung jawab antar departemen lebih jelas. Dapat mengurangi konflik internal yang terjadi di dalam perusahaan. Dapat meningkatkan moral dan motivasi kerja karyawan karena adanya jenjang karir yang jelas. Dapat membantu mencapai target perusahaan lebih mudah. Baca juga Kenali 9 Fungsi Strategis Manajemen SDM Fungsi Dari Struktur Organisasi Perusahaan Struktur organisasi perusahaan bukan hanya sekedar susunan hierarki yang membosankan, namun memiliki sejumlah fungsi dan manfaat yang vital untuk keberlangsungan bisnis. Pada bagian ini, kami akan mengulas tentang fungsi struktur organisasi perusahaan dengan lebih jelas. Menjelaskan Tanggung Jawab Setiap Anggota Organisasi Tiap anggota perusahaan memiliki tanggung jawab masing-masing yang harus dilaksanakan. Struktur organisasi perusahaan dapat membantu memperjelas kepada siapa anggota tersebut harus bertanggung jawab dan tugas apa yang harus mereka jalankan, sehingga masing-masing dapat bekerja secara efektif dan efisien. Menjelaskan Kedudukan Anggota dalam Perusahaan Dalam sebuah perusahaan, setiap anggota memiliki peran dan posisi yang berbeda-beda. Struktur organisasi perusahaan memungkinkan anggota mengetahui posisinya dan melihat hubungan keterkaitan antar posisi dan tugas yang harus dilakukan. Memperjelas Pembagian Tugas pada Setiap Jabatan Tak hanya posisi, setiap jabatan pada suatu perusahaan memiliki tugas yang berbeda-beda. Struktur organisasi perusahaan memperjelas wewenang dan tugas masing-masing jabatan, serta menunjukkan alur penyampaian informasi dalam suatu organisasi atau perusahaan. Menjelaskan Uraian Tugas atau Pekerjaan Setiap anggota dalam organisasi atau perusahaan membutuhkan pemahaman yang jelas mengenai tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Uraian tugas yang jelas memungkinkan anggota bekerja dengan lebih efektif dan efisien, serta menghindari tumpang tindih pekerjaan yang tidak perlu. Menjelaskan Jalur Hubungan dalam Pekerjaan Setiap anggota dalam suatu organisasi atau perusahaan memiliki hubungan keterkaitan yang saling mempengaruhi. Struktur organisasi perusahaan memungkinkan anggota memahami batas kewenangan dan tugas masing-masing, sehingga mereka dapat bekerja lebih baik dan melakukan kolaborasi dengan lebih efektif. Secara keseluruhan, struktur organisasi perusahaan memainkan peran penting dalam mengatur jalannya bisnis. Dengan memahami fungsi dari struktur organisasi perusahaan, perusahaan dapat mengoptimalkan potensi dari setiap anggota dan memastikan keberhasilan bisnis secara keseluruhan. Elemen Struktur Organisasi Perusahaan Struktur organisasi yang baik tidak hanya mendefinisikan atau menjelaskan fungsi, hierarki, peran dan tanggung jawab, tetapi juga menyelaraskan tujuan organisasi dalam tim. Agar struktur organisasi perusahaan tetap berjalan lancar, Anda dapat menggunakan aplikasi employee self service dari Mekari Talenta. Struktur organisasi membantu Anda mengidentifikasi elemen kunci tentang cara kerja perusahaan Anda dan peran yang dimainkan setiap individu di perusahaan. Chain of Command Rantai komando mendefinisikan bagaimana tugas dan kekuasaan didelegasikan dan bagaimana pekerjaan dibagi dalam suatu organisasi. Manajemen puncak memberikan arahan kepada tim yang lebih rendah dan semua karyawan di setiap area atau departemen. Struktur organisasi memungkinkan Anda untuk menentukan berapa banyak orang yang harus dimiliki oleh area atau departemen tertentu dan memberikan kejelasan tentang struktur pelaporan dalam perusahaan. Misalnya, siapa yang mendelegasikan tugas, bagaimana topik, permintaan, dan saran dikomunikasikan di dalam departemen? Manfaat dari elemen ini adalah dapat meningkatkan produktivitas karena manajer secara langsung mengontrol kinerja karyawan. Selain itu, komunikasi, penyelesaian masalah dan konflik menjadi lebih jelas, karena titik tolaknya terletak langsung pada atasan. Struktur organisasi ini tidak cocok untuk perusahaan besar karena pengendalian manajemen sangat ketat. Karena setiap departemen saling bergantung, pengambilan keputusan juga lambat dan mengurangi inisiatif karyawan. Span of Control Rentang Manajemen Rentang kendali organisasi dapat mewakili dua hal, siapa tim di bawah manajer dan apa tanggung jawab area atau departemen. Ketika ada lebih banyak tugas di setiap divisi atau departemen, rentang kendali menjadi lebih besar. Itu tergantung pada aspek lokasi geografis, peralatan dan keterampilan yang unggul, kompleksitas tugas dan lain-lain. Rentang kendali memungkinkan perusahaan memiliki lebih sedikit manajer dan lebih banyak bawahan, tetapi pekerjaan manajer menjadi lebih atau lebih kelebihan beban dalam kondisi seperti itu. Rentang kepemimpinan yang terlalu lama mengakibatkan perhatian manajer terbagi dan bawahannya salah arah. Jika rentang kendali tidak memadai, dapat mempengaruhi produktivitas dan efisiensi perusahaan. Sentralisasi mengacu pada struktur perusahaan di mana wewenang perencanaan dan pengambilan keputusan diberikan kepada satu orang atau alamat teratas. Sentralisasi Sentralisasi kurang efisien untuk perusahaan dengan banyak proyek dan cabang, tetapi sentralisasi dapat mengurangi duplikasi tugas antar departemen atau divisi. Organisasi terdesentralisasi adalah ketika perencanaan dan pengambilan keputusan terjadi atau wewenang didelegasikan dari manajemen ke departemen bawahan. Keputusan dan wewenang tersebut harus dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan kepada manajemen atau pengawas. Kelebihan desentralisasi adalah inisiatif dan persaingan yang tinggi antar pegawai sehingga dapat meningkatkan kinerjanya. Kelemahannya dapat berupa duplikasi upaya yang dikenakan pada individu, yang dapat mengakibatkan biaya tinggi. Struktur yang jelas dapat mengurangi konflik internal, memudahkan pencapaian tujuan perusahaan dan memotivasi karyawan karena adanya jenjang karir yang jelas. Spesialisasi Banyak perusahaan besar membagi fungsi ke dalam area tertentu. Setiap karyawan di suatu departemen diberikan tugas yang berbeda dengan karyawan di departemen lain. Spesialisasi menghasilkan divisi atau divisi terkecil dari perusahaan yang menggabungkan beberapa pekerjaan menjadi satu tim. Spesialisasi dapat meningkatkan kualitas produk perusahaan, kepuasan kerja, dan produktivitas kerja, memungkinkan individu atau departemen untuk lebih fokus pada tujuan perusahaan di setiap area. Formal dan Informal Organisasi formal menekankan pada tujuan, visi dan misi perusahaan, hierarki dan hubungan, wewenang dan juga tanggung jawab, cara kerja dan penugasan kepada individu menurut aturan dan prosedur tertulis. Organisasi formal membuat perusahaan terasa kaku dan formal, organisasi informal menekankan tanggung jawab pekerjaan yang selaras dengan keterampilan dan preferensi individu, terlepas dari departemen atau divisi tempat Anda bekerja. Dalam organisasi informal, tidak ada spesialisasi untuk dijelajahi oleh karyawan, juga tidak ada perubahan peran dan otoritas yang dapat diterima dengan mudah. Departementalisasi Departemen adalah cara organisasi untuk mengkoordinasikan peran dan tugas yang telah dikelompokkan secara horizontal. Struktur organisasi ini membagi fungsi organisasi ke dalam departemen yang berbeda berdasarkan spesialisasi pekerjaan atau tanggung jawab sehingga tugas dapat ditangani oleh tim yang berdedikasi. Dalam departemen yang kaku hampir tidak ada interaksi antara tim lain dan masing-masing tim bekerja sesuai bidang keahliannya. Namun, ketika departemen santai atau informal, tim bebas berinteraksi satu sama lain dan bekerja sama dalam tugas bersama. Baca juga Mengenal Perusahaan Industri Manufaktur Pembagian Kerja dalam Struktur Organisasi Perusahaan Setiap individu dalam tim tidak dapat menangani semua tugas yang kompleks. Untuk fokus pada pencapaian tujuan, perlu untuk memilih dan menetapkan tugas untuk setiap individu. Spesialisasi dalam pembagian tugas memudahkan karyawan untuk mengembangkan dan mendalami bidang pekerjaannya. Hierarki Hirarki adalah garis wewenang yang tidak terputus dari atas struktur organisasi ke bawah. Garis kompetensi ini menggambarkan hubungan antara tanggung jawab pelapor dan orang yang menerima laporan. Pendelegasian wewenang dari atasan kepada bawahan harus jelas agar tidak terjadi masalah komunikasi dan dapat terpantau dengan baik. Koordinasi Untuk mencapai tujuan perusahaan secara efektif dan efisien, perusahaan perlu menyatukan dan menyesuaikan tujuan dan aktivitas kerja masing-masing divisi atau divisi. Koordinasi vertikal terdiri dari mengarahkan dan menyatukan kegiatan kerja di departemen atau departemen di bawah wewenang dan tanggung jawab penyedia koordinator. Koordinasi horizontal terjadi pada bagian-bagian struktur organisasi yang berada pada level yang sama dalam mencapai semua tujuan perusahaan. Jenis Struktur Organisasi Perusahaan Untuk mengetahui bentuk-bentuk organisasi yang umum dalam suatu perusahaan, perlu diketahui perbedaan spektrum struktur organisasi mekanis dan organik. Struktur mekanis sering disebut sebagai struktur birokrasi karena memiliki rentang kendali yang sempit, terpusat, terspesialisasi, dan sangat formal. Struktur mekanis menggunakan standar dan praktik khusus untuk mengatur semua keputusan perusahaan. Hal ini menghambat kreativitas individu dan kelincahan yang dibutuhkan bisnis untuk mengikuti perubahan pasar. Struktur organik dikenal sebagai struktur datar, struktur ini memiliki rentang kendali yang luas, desentralisasi, spesialisasi rendah dan pembagian yang longgar. Hal ini dapat membantu memberdayakan karyawan untuk maju secara profesional dan memperkuat tenaga kerja perusahaan dalam jangka panjang. Beberapa tim dapat bertanggung jawab untuk satu orang dan mengerjakan proyek berdasarkan keterampilan tim. Berikut ini adalah beberapa struktur organisasi perusahaan yang lebih spesifik Struktur Fungsional Struktur ini paling sering digunakan oleh sebagian besar usaha kecil dan menengah dengan sumber daya manusia yang terbatas. Dalam struktur ini, organisasi dibagi menjadi produksi, pemasaran, sumber daya manusia, keuangan, penjualan, IT dan departemen lain sesuai dengan tugas dan kegiatan, departemen ini memiliki karyawan sendiri untuk melakukan fungsi dan tugas yang berbeda. Sering disebut sebagai struktur organisasi birokratis karena memecah perusahaan berdasarkan spesialisasi karyawannya di masing-masing departemen. Ada dua peran pekerjaan dalam organisasi ini yaitu manajer dan karyawan. Otoritas eksekutif secara langsung mengawasi dan menginstruksikan bawahan dalam rantai vertikal. Manajer memiliki wewenang langsung atas staf. Otoritas Sumber Daya Manusia memberdayakan para profesional untuk mendukung pekerjaan karyawan lain dan membuatnya lebih efisien. Misalnya, sebuah perusahaan memiliki dua departemen, yaitu departemen kendali mutu dan departemen produksi. Staf departemen kontrol kualitas memiliki wewenang atas staf departemen produksi untuk memberikan dukungan mengenai pemeliharaan dan memastikan bahwa kualitas produk dalam tahap produksi melebihi kualitas. ujian Struktur fungsional meningkatkan fungsi manajemen dan meningkatkan efisiensi kerja. Struktur Divisi atau Multidivisi Struktur ini terutama digunakan oleh perusahaan besar yang memiliki banyak produk, banyak wilayah, atau mengerjakan banyak proyek berbeda dengan tim terpisah. Perusahaan yang menggunakan struktur ini mengelompokkan organisasi berdasarkan wilayah geografis, produk, proyek, atau kombinasi dari ketiganya. Dalam struktur organisasi divisi produk atau proyek, semua kegiatan di bidang produksi, pemasaran, pembelian, kontrol kualitas dan kegiatan lainnya diawasi oleh manajer departemen. Strategi pemasaran dan produk yang ditawarkan disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di wilayah atau daerah tersebut. Setiap divisi perusahaan memiliki peran dan sumber daya yang berbeda untuk setiap produk, proyek atau anak perusahaan di area yang berbeda untuk memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan meningkatkan tanggung jawab perusahaan. Baca juga Mengetahui Struktur dan Skala Upah bagi Perusahaan Struktur Flatarchy Struktur ini umum di banyak perusahaan ini menggeneralisasi setiap bagian hierarki dan kekuasaan serta memberikan banyak hak dan kewajiban kepada karyawan. Perusahaan yang menggunakan struktur datar cenderung bergerak cepat dalam mengimplementasikan fitur-fiturnya. Struktur Matriks Struktur organisasi matriks dibentuk untuk mengerjakan proyek-proyek yang dikerjakan oleh perusahaan. Dalam struktur ini, manajer proyek bertugas menyelesaikan proyek dan bertanggung jawab kepada pemimpin, yang biasanya adalah manajer utama. Karyawan melapor kepada manajer fungsional. dan manajer proyek. Misalnya, seorang anggota tim SDM melapor kepada manajer SDM untuk proyek kontrak pengembangan perangkat lunak dan kepada manajer SDM untuk tugas fungsional timnya. Keuntungan dari struktur organisasi matriks adalah keputusan dibuat secara desentralisasi dan karyawan dapat berspesialisasi dalam bidangnya. Sedangkan kekurangan dapat dengan mudah menimbulkan konflik dan menambah anggaran operasional perusahaan. Struktur Proyek Struktur organisasi proyek bersifat sementara dan dikembangkan untuk menangani beberapa proyek perusahaan. Tim di dalamnya memiliki anggaran, waktu, dan staf tertentu selama proyek berlangsung hingga selesai, setelah proyek selesai, karyawan kembali ke departemennya masing-masing. Misalnya, di perusahaan TI yang memiliki banyak proyek desain dan pengembangan perangkat lunak, tim non-TI mungkin terlibat dalam perencanaan, desain, pengembangan, dan pengujian perangkat lunak. Keuntungan dari struktur organisasi ini adalah memungkinkan tim untuk fokus pada tujuan utama dan tugas serta tugas yang tidak terlalu membebani. Kekurangannya adalah ada pesanan yang tertunda padahal proyek memakan waktu lama. Struktur Hybrid Ketika perusahaan berkumpul untuk mencapai tujuan bersama dan menghasilkan keuntungan, itu disebut organisasi hibrida. Ini adalah kombinasi dari struktur organisasi fungsional dan terkait proyek. Banyak perusahaan multinasional menggunakan struktur organisasi ini karena berbasis di satu negara dan juga memiliki cabang. Di banyak negara Kepala perusahaan di setiap negara melaporkan tanggung jawab kepada CEO di kantor pusat. Baca juga Elemen Utama Sistem Informasi HRIS yang Efektif Contoh Susunan Struktur Organisasi Perusahaan Sederhana Beserta Tugasnya Jika Anda baru saja membangun perusahaan dan akan menyusun struktur organisasi, ketahui apa fungsi dari struktur SDM di sebuah perusahaan. 1. Direksi Direksi merupakan orang yang bertanggung jawab dan memiliki wewenang dalam mengurus perseroan terbatas. Jajaran direksi merupakan bagian yang penting. Posisinya berada di paling atas dari seluruh jabatan. Umumnya satu perseroan memiliki satu orang direktur utama, 3 wakil direktur utama, serta 6 direktur. Tetapi ini bisa mengikuti sesuai jenis perusahaan dan kebutuhannya. Pada struktur organisasi perusahaan, jajaran direksi memiliki wewenang untuk mengambil keputusan terhadap perseroan. Direksi juga yang jabatan yang harus bisa mempertanggung jawabkan setiap keputusan perusahaan. Fungsi dari jajaran direksi adalah sebagai penentu arah perusahaan. Misalnya jenis bisnis apa yang akan dikembangkan dan jenis produk apa yang harus diproduksi. Direksi juga merupakan orang-orang yang mengatur jadwal kegiatan perusahaan. 2. Direktur Utama Direktur Utama adalah orang yang memiliki wewenang dalam merumuskan dan menetapkan suatu kebijakan serta program umum perusahaan sesuai dengan wewenang yang diberikan perusahaan kepadanya. Direktur utama juga berperan dalam memajukan perusahaan dan mengembangkan perusahaan selain seluruh jajaran direksi yang ada pada struktur organisasi perusahaan. Direktur utama merupakan orang yang juga memiliki kewenangan untuk mengembangkan sumber pendapatan, memimpin dan bertanggung jawab atas semua dewan dan komite eksekutif. Direktur utama juga harus memiliki ide-ide yang bermanfaat untuk perusahaan serta mewakili perusahaan ketika harus bekerjasama dengan perusahaan lain. 3. Direktur Jabatan direktur berada di bawah direktur utama. Biasanya dalam sebuah perusahaan terdapat 3 sampai 6 direktur seperti direktur pemasaran, direktur keuangan, direktur teknologi, dll. Tugas dari direktur tergantung kepada bagian yang dipimpin. Misalnya saja direktur keuangan memiliki tugas untuk mengatur keuangan perusahaan, Direktur pemasaran bertugas untuk mengatur proses pemasaran suatu produk yang dibuat oleh perusahaan, dan direktur teknologi bertugas untuk mengatur seluruh proses teknologi yang terlibat jika perusahaan tersebut bergerak di bidang teknologi. Direktur juga mempunyai wewenang untuk mengangkat, mengganti, dan memberhentikan karyawannya. 4. Manajer Jabatan manajer adalah jabatan yang bertanggung jawab untuk mengintregasikan macam-macam variabel dan karakteristik dari pegawainya dalam mencapai tujuan perusahaan. Tugas dari manajer pada struktur organisasi perusahaan adalah membuat pengarahan dan keputusan, kebijakan, supervisi, dan mengembangkan potensi karyawan agar dapat memajukan perusahaan. 5. Administrasi dan Gudang Jabatan ini terdiri dari accounting atau akuntan Akuntansi, CMT, dan kasir di perusahaan. Tugasnya adalah mengatur keuangan perusahaan dan mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan serta mengurus hal-hal yang berhubungan dengan outsourcing. 6. Divisi Regional Divisi regional bertugas untuk mengelola aset perusahaan serta menjalankan bisnis sesuai dengan arahan perusahaan. Tugas lainnya dari divisi regional adalah melaksanakan prosedur dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh perusahaan serta menyepakati target kerja bersama dengan direksi. Baca juga Struktur dan Skala Upah Perusahaan, Bagaimana Contohnya? Kelola Struktur Organisasi Perusahaan Lebih Mudah Dengan Aplikasi Mekari Talenta Setelah membaca tulisan ini, Anda jadi tahu kalau mengenal struktur pengorganisasian di perusahaan, manfaat dan fungsinya untuk membangun bisnis itu penting. Selain itu, diperlukan pula aplikasi yang mendukung agar bisnis dapat dijalankan dengan efektif dan efisien. Talenta adalah salah satunya. Talenta merupakan aplikasi dan software payroll terbaik di Indonesia. Dengan Talenta, administrasi dan payroll karyawan dijalankan secara otomatis dan lebih cepat. Sekarang Anda juga bisa menjawab beberapa pertanyaan seperti Apa itu yang dimaksud dengan struktur organisasi adalah apa? Jelaskan fungsi, kegunaan struktur organisasi perusahaan di Indonesia dan tugasnya? Jelaskan susunan hirarki wewenang dalam organisasi dan profesi beserta tugasnya!? Semoga informasi baik tentang aplikasi slip gaji,Ă‚ software payroll terbaik ini maupun terkait HR software dan employee self service bisa berguna untuk Anda. Konsultasikan permasalahan HR Anda bersama tim Mekari Talenta dan coba aplikasinya sekarang.
Pengertian Status Sosial, Menurut Para Ahli, Fungsi, Dampak, Peran, Jenis dan Contoh Adalah kedudukan sosial seseorang atau individu dalam kelompok masyarakat atau kedudukan sosial seseorang di masyarakat yang mampu didapat dengan sendirinya otomatis melalui usaha ataupun karena pemberian. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Pengertian Mobilitas Sosial Status sosial merupakan suatu kedudukan sosial seseorang di masyarakat yang mampu didapat dengan sendirinya otomatis melalui usaha ataupun karena pemberian. Interaksi sosial akan mendorong individu untuk bisa mencapai status sosial yang lebih tinggi. Status sosial yang lebih tinggi akan berpengaruh pula pada sikap dan rasa penghargaan yang tinggi dari masyarakat. Oleh sebab itu, setiap orang akan berusaha untuk mencapai status sosial yang lebih tinggi. Status sosial adalah kedudukan sosial seseorang atau individu dalam kelompok masyarakat. Dengan demikian, seseorang dapat memiliki beberapa status karena ikut serta dalam berbagai kelompok dalam kehidupan bermasyarakat. Status yang dimiliki oleh seseorang akan menentukan derajat, kewajiban, dan tanggung jawab dalam kelompoknya. Misalnya, apabila kamu menjadi ketua kelas, maka statusmu setingkat lebih tinggi dibandingkan dengan temanmu. Tetapi kamu juga memiliki tanggung jawab yang lebih karena secara langsung membawahi berpuluh-puluh teman sekelas dan harus dapat menjadi suri tauladan. Status sosial Kedudukan merupakan salah satu unsur pokok dalam sistem stratifikasi dalam masyarakat. Kedudukan seringkali dibedakan dengan kedudukan sosial sosial status. Status sosial Kedudukan adalah sebagai tempat atau posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial, sehubungan dengan orang lain dalam kelompok tersebut. Sedangkan kedudukan sosial adalah tempat seseorang secara umum dalam masyarakat sehubungan dengan orang lain, dalam arti lingkungan pergaulannya, prestisenya, hak-hak serta kewajiban-kewajibannya. Kedudukan sosial tidak hanya kumpulan kedudukan kedudukan seseorang dalam kelompok yang berbeda, tetapi kedudukan sosial mempengaruhi kedudukan orang tadi dalam kelompok sosial yang berbeda. Sebagai contoh, seorang pejabat tentunya mempunyai ruang lingkup interaksi yang lebih luas dan bervariatif jika dibandingkan dengan seorang petani. Pejabat akan berinteraksi dengan banyak orang dan dari berbagai status dan latar belakang yang berbeda-beda, mulai dari masyarakat biasa, pengusaha, politikus, akademis, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan tugas dan fungsinya. Lain halnya dengan petani, dalam kesehariannya ia hanya berinteraksi dengan sedikit orang yang status dan latar belakangnya juga tidak jauh bebeda dengan dirinya. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Pengertian Pranata Sosial Mayor Polak 1979 Menurut beliau. status dimaksudkan ialah sebagai kedudukan sosial dari seorang oknum didalam sebuah kelompok dan didalam masyarakat. Status sosial ini memberi bentuk serta juga pola pada interaksi sosial. Ralph Linton Status sosial merupakan sekumpulan hak dan juga kewajian yang dipunyai seseorang didalam bermasyarakat. Pemilik status sosial yang tinggi akan ditempatkan juga pada tempat lebih tinggi dalam struktur masyarakat dibandingkan dengan pemilik status sosial yang rendah. Soerjono Soekanto Status sosial merupakan tempat seseorang yang secara umum didalam masyarakat sehubungan orang lain, dalam arti lingkungan pergaulan, prestise serta juga hak-hak serta kewajiban-kewajibannya. Pitirim Sorokin Menurut Pitirim Sorokin untuk mengukur status dapat dilihat dari Jabatan / pekerjaan Ilmu pengetahuan Kekayaan Agama Politis , keturunan Jenis Status sosial Status sosial sangat bervariasi. Status sosial dalam masyarakat dapat dibedakan ke dalam beberapa jenis, yaitu sebagai berikut. Ascribed Status Status yang Diberikan Ascribed status merupakan jenis status yang diperoleh secara otomatis tanpa harus diperjuangkan terlebih dahulu. Status ini bersifat tertutup, artinya hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu yang sama dengan status kedua orang tuanya. Status yang diperoleh melalui proses ini adalah sebagai berikut. 1 Keturunan Pada komunitas tertentu, status seseorang dilihat dari asal keturunannya, misalnya keturunan bangsawan, keturunan raja, dan sistem kasta brahmana, ksatria, waisya, dan sudra. Seorang anak raja akan secara langsung menjadi putra mahkota yang nantinya akan menggantikan raja yang sudah mangkat. 2 Jenis kelamin Jenis kelamin pria dianggap memiliki status yang lebih tinggi dibandingkan wanita dalam kehidupan keluarga. Pria biasanya secara langsung menjadi kepala keluarga yang bertugas melindungi dan memberi nafkah bagi keluarganya. Biasanya ascribed status dapat ditemui pada jenis masyarakat yang menganut sistem tertutup, tetapi tidak jarang pula dapat ditemui pada masyarakat yang menganut sistem terbuka. Contohnya ulama, pastur, bikshu, pendeta. Achieved Status Status yang Diperjuangkan Achieved status merupakan jenis status yang sengaja diusahakan oleh seseorang. Kedudukan ini bersifat terbuka dan tidak didasarkan atas dasar kelahiran, dan sangat tergantung dari kemampuan individu untuk meraih kedudukan tersebut. Pada umumnya cara seseorang untuk meraih status ini adalah dengan jalan pendidikan di sekolah formal dan perjuangan keras. Achieved status dapat diperoleh melalui proses sebagai berikut. 1 Prestasi Dalam hal ini status diperoleh karena berhasil dalam menyelesaikan studi atau meraih juara dalam suatu kejuaraan. Apresiasi masyarakat akan berbeda pada orang-orang yang memiliki prestasi lebih. Contohnya dokter, insinyur, dan hakim. 2 Kekuasaan atau jabatan Seseorang akan dipandang memiliki status tinggi, apabila orang tersebut memiliki jabatan tertentu yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kedudukan masyarakat lainnya. Untuk memiliki jabatan dibutuhkan perjuangan. Contohnya manajer perusahaan, kepala desa, dan guru. 3 Kualitas pribadi Seseorang memiliki status tinggi apabila ia dituakan oleh masyarakat. Biasanya tokoh yang dituakan yaitu pemuka agama atau pemuka adat. Kualitas pribadi dapat diperjuangkan dengan pendidikan dan pengalaman. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Sosial Budaya – Perubahan, Pengertian, Unsur, Struktur, Sistem, Fungsi Peran dan Kelas Status sosial Peran Status Sosial Peran sosial adalah perilaku yang diharapkan dari seseorang yang menduduki status sosial tertentu dalam masyarakat. Peran sosial seseorang dalam masyarakat sangat ditentukan oleh status sosial yang dimilikinya. Jika status sosial seseorang tinggi, maka akan semakin tinggi pula peran sosialnya dalam masyarakat, atau sebaliknya. Peran sosial dianggap sangat penting karena mangatur perilaku seseorang dalam masyarakat berdasarkan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat tersebut. Peran sosial adalah pola prilaku yang diiharapkan diperbuat oleh seseorang atau kelompok orang sesuai dengan kedudukan atau statusnya dalam masyarakat. Pada peran sosial terdapat sejumlah hak dan kewajiban sesuai status sosial yang disandang seseorang dalam masyarakat. Peran sosial yang harus dilaksanakan oleh orang tua tertentu saja berbeda dengan peran sosial anak-anaknya. Peran sosial seorang guru berbeda dengan peran sosial murid-muridnya. Demikian pula peran sosial bawahan berbeda dengan peran sosial atasannya. Hal yang harus diperbuat oleh orang tua, guru, atau seorang pemimpin berbeda dengan prilaku yang harus diperbuat oleh seorng anak, murid, atau bawahan. Setiap orang yang hidup di tengah-tengah masyarakat pasti memiliki peran sosial yang sesuai dengan status sosialnya. Peran merupakan aspek dinamis dari kedudukan artinya, seseorang telah menjalankan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukannya. Peran menyangkut 3 hal Peran meliputi norma-norma yang dihubungkan dengan kedudukan seseorang dalam masyarakat Peran merupakan suatu konsep tentang apa yang dilakukan individu dalam masyarakat Peran merupakan sebagai perilaku indidvidu yang penting dalam struktur sosial Macam-macam peran atas dasar pelaksanaannya Peran yang diharapkan, Contoh hakim, diplomatik, protokoler, dll Peran yang disesuaikan, Peran yang disesuaikan mungkin tidak cocok dengan situasi setempat. Peran ini sifatnya lebih luwes. Macam-macam peran atas dasar cara memperolehnya Peran bawaan ascribed rolesy aitu, peran yang diperoleh secara otomatis tanpa melalui peran ayah , peran ibu Peran pilihan achieved Rolesyaitu , peran yang diperoleh atas dasar keputusan sendiri. Contoh seseorang yang memutuskan untuk kuliah di UNAIR Penyebab Terjadinya Stratifikasi Sosial Macam-Macam Peran Sosial Peran sosial dalam masyarakat dapat dibedakan menjadi beberapa bagian, antara lain sebagai berikut. 1 Cara mendapatkan Berdasarkan cara mendapatkannya, peran sosial dapat dibedakan sebagai berikut. a Peran bawaan Peran bawaan adalah peran yang didapatkan secara otomatis dan bukan karena usaha atau prestasi yang dilakukannya. Jadi, peran bawaan adalah peran yang melekat pada dirinya. Contohnya peran sebagai orang tua, peran sebagai bapak atau ibu, peran sebagai anak, dan sebagainya. Peran ini ada dengan sendirinya dan tidak dapat dihindari karena merupakan dampak dari status bawaannya. b Peran pilihan Peran pilihan adalah peran dari seseorang yang diperoleh melalui suatu usaha, sehingga setiap orang bebas menentukan perannya sendiri sesuai dengan yang diharapkan. Contohnya peran sebagai dokter, guru, tentara, atau petani. Peran pilihan ini harus disesuaikan dengan kemampuan, bakat, dan keterampilan yang dimilikinya. 2 Cara pelaksanaan Dilihat dari cara pelaksanaannya, peran sosial dapat dibedakan menjadi berikut ini. a Peran yang diharapkan Peran ini merupakan peran yang diharapkan oleh masyarakat untuk dilaksanakan sebaik-baiknya dan lengkap, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Contohnya peran seorang polisi, hakim, jaksa, dan pengacara. Peran-peran tersebut harus dilaksanakan dengan baik dan tidak boleh ditawar-tawar karena terkait dengan hak asasi seseorang. b Peran yang disesuaikan Peran yang disesuaikan adalah suatu peran yang pelaksanaannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi tertentu. Peran ini terjadi bukan karena faktor manusia atau pelakunya saja, tetapi karena adanya kondisi dan situasi yang menyebabkan seseorang melakukan suatu peran. Contohnya peran seorang pelawak yang memerankan tugasnya sebagai pelawak sewaktu di panggung, tetapi saat berkumpul dengan keluarga tidak akan menyampaikan pesan dengan lawakan. 3 Prioritas pelaksanaan Berdasarkan prioritas pelaksanaannya, peran sosial dibedakan sebagai berikut. a Peran kunci Peran kunci adalah peran pokok atau inti dari beberapa peran yang dimilikinya. Misalnya Pak Budi selain sebagai kepala keluarga juga menjadi dokter, ketua RT, pengurus masjid, dan ketua koperasi. Dari beberapa peran tersebut peran kunci Pak Budi adalah seorang dokter. b Peran tambahan Peran tambahan adalah peran yang dilakukan seseorang setelah melakukan peran utamanya atau peran kunci. Misalnya Pak Budi yang mendapat peran tambahan selain menjadi dokter. Beberapa ciri pokok yang dimiliki peran tambahan antara lain tidak dilakukan berdasarkan ijazah dan keahlian tertentu, bukan sebagai sumber penghasilan utama, dan dalam melakukannya tidak mencemarkan peran kunci. c. Konflik Peran Konflik peran role conflict timbul apabila keadaan diri seseorang berada dalam tekanan, dalam arti ada pemisahan antara satu peran dengan peran yang lainnya pada waktu bersamaan. Semakin banyak kedudukan yang dimiliki, maka akan semakin beragam peran yang harus dimainkannya. Apabila peran yang dimainkannya terlalu banyak, maka akan menimbulkan konflik peran. Contohnya seorang polisi yang harus menangkap peng-guna narkoba yang sebenarnya anaknya sendiri yang harus dia jaga dan lindungi. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Konflik Sosial Pengertian, Macam, + 5 Faktor Penyebabnya Kelas Sosial / Status sosial Kelas sosial merujuk adanya pembedaan hierarki atau tingkatan antara individu-individu dalam sebuah masyarakat. Pengertian kelas sosial dapat berbeda-beda dalam tiap zaman dan masyarakat. Namun, kelas sosial secara umum ditentukan oleh tingkat pendapatan, pendidikan dan kekuasaan. Contoh kelas atas orang kaya, berpendidikan tinggi, atau memiliki kekuasaan yang benar, kelas menengah, dan kelas bawah. Soerjono Soekanto Menurut Soerjono Soekanto, pengertian kelas sosial hampir sama dengan lapisan sosial tanpa membedakan apakah berdasarkan faktor uang, tanah, ata kekuasaan. Ada juga yang menggunakan istilah kelas sosial hanya untuk lapisan sosial berdasarkan ekonomi, sedangkan lapisan sosial berdasarkan kehormatan Kornblum Menurut Kornblum yang mendefinisikan pengertian sosial yang mirip dengan kasta, hanya saja ditentukan berdasarkan kriteria ekonomi, seperti penghasilan, pekerjaan, dan kemakmuran. Biasanya, kelas sosial bersifat terbuka dan tidak homogen Artinya, terjadi mobilitas baik ke atas maupun ke bawah di antara kelas-kelas itu. Max Weber Menurut Max Weber membuat pembedaan antara dasar ekonomi dan dasar kedudukan sosial, tetapi tetap menggunakan istilah kelas sosial bagi semua lapisan. Kelas sosial yang sifatnya ekonomi dibagi lagi ke dalam sub kelas yang dipilah berdasarkan kecakakan di bidang ekonomi. Macam Konflik Status sosial Kadangkala seseorang/individu dalam masyarakat memiliki dua atau lebihstatus yang disandangnya secara bersamaan. Apabila status-status yangdimilikinya tersebut berlawanan akan terjadi benturan atau itulah yang menyebabkan timbul apa yang dinamakan Konflik akibat yang ditimbulkan dari status sosial seseorang adalah timbulnyakonflik status Apabila kamu perhatikan, maka setiap orang akan memiliki berbagai peran dalam kehidupannya, akibat dari keberadaan manusia sebagai makhluk sosial. Sehingga, apabila seseorang yang memiliki banyak peran tidak dapat menjalankan perannya tersebut dengan seimbang, maka akan terjadi apa yang kita namakan konflik status. Kapan konflik status tersebut berlangsung? Konflik status adalah pertentangan yang terjadi dalam diri seseorang sebagai akibat kedudukan yang dimilikinya. Secara khusus, konflik status dapat dibedakan ke dalam tiga jenis berikut ini. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Diferensiasi sosial Pengertian, Ciri, Bentuk, Dan Macam Beserta Contohnya Secara Lengkap Konflik yang bersifat individual Konflik ini terjadi di dalam diri individu sendiri, yang berkaitan dengan kepemilikan kedudukan yang lebih dari satu. Pada proses ini, individu akan dihadapkan pada dua pilihan di mana salah satu kedudukan akan dikorbankan atau terpinggirkan. Contohnya seorang hakim yang harus menghukum anaknya karena terlibat korupsi. Atau seorang polisi yang harus menilang istrinya karena tidak membawa SIM pada saat mengendarai sepeda motor di jalan raya. Contoh lain adalah seorang kepala sekolah yang harus mengeluarkan putranya sendiri dari sekolah karena terbukti menggunakan obat-obatan terlarang di sekolah. Tindakan ini dilakukan untuk menegakkan peraturan yang telah ditetapkan. Konflik yang bersifat antarindividu Konflik ini terjadi, apabila seseorang dalam kelompok memiliki perbedaan kepentingan terhadap suatu tujuan yang ingin dicapai. Contoh Andi seorang anak yang manja, bahkan sangat manja. Suatu waktu, Andi meminta sebuah barang kepada ayahnya, tetapi tidak diberi. Andi malah dimarahi oleh ayahnya dengan tujuan untuk mendidik Andi supaya tidak manja. Melihat Andi dimarahi, maka ibu Andi membelanya. Dalam hal ini terjadi konflik antara ayah dengan Andi dan antara ayah dengan ibu Andi. Konflik yang bersifat antarkelompok Konflik ini terjadi apabila tidak ada kesesuaian antara satu kelompok dengan kelompok lainnya yang berkaitan dengan suatu hal. Contohnya perang antarnegara, perselisihan antara dua perusahaan di pengadilan, dan perselisihan antara kontraktor dengan warga yang lahannya digunakan untuk proyek. Konflik peranan timbul apabila seseorang harus memilih peranan dari dua atau lebih status yang dimilikinya. Pada umumnya konflik peranan timbul ketika seseorang dalam keadaan tertekan, karena merasa dirinya tidak sesuai atau kurang mampu melaksakan peranan yang diberikan masyarakat kepadanya. Akibatnya, ia tidak melaksanakan peranannya dengan ideal/sempurna. Contoh Ibu Tati sebagai seorang ibu dan guru di suatu sekolah. Ketika puterinya sakit, ia harus memilih untuk masuk mengajar atau mengantarkan anaknya ke dokter. Pada saat ia memutuskan membawa anaknya ke dokter, dalam dirinya terjadi konflik karena pada saat yang sama dia harus berperanan sebagai guru mengajar dikelas. Pernahkah Anda mengalami konflik peranan? Misalnya, saat Anda tertekan ketika harus menjelaskan peranan anak dan siswa dalam waktu yang bersamaan? Hanya Anda yang bisa menjawabnya! Ciri atau Sifat Status sosial Simbol status merupakan status yang dimiliki oleh seseorang karena kepemilikan barang-barang yang bersifat materi dan antara lain dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Ada beberapa ciri tertentu sebagai simbol status seseorang, di antaranya adalah sebagai berikut. Cara berpakaian Dalam berpakaian antara orang kaya dengan orang miskin tentu akan berbeda jenis dan bahan yang digunakannya. Orang kaya cenderung berbusana dengan mengenakan mode-mode yang sedang trend dan dari bahan-bahan yang mahal. Cara bergaul Dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, umumnya orang-orang bergaul hanya dengan orang-orang yang sederajat dengan dirinya. Kelompok petani dengan kelompok pengusaha tentu akan berbeda cara bergaulnya. Cara mengisi waktu senggang Dalam mengisi waktu senggang, orang kaya biasanya melakukan berbagai aktivitas yang memerlukan banyak biaya, misalnya bermain golf atau berlibur ke luar negeri. Bentuk rumah dan perabotannya Orang yang membuat rumah dengan desain mewah dan menghiasinya dengan berbagai barang yang mahal harganya menunjukkan bahwa orang tersebut adalah orang kaya. Dewasa ini gelar akademik yang dimiliki seseorang, juga dapat menjadi simbol status, karena gelar ini akan menjadi faktor pembeda di antara sesamanya. Gelar akademik yang dimiliki seseorang, akan mendapatkan penilaian yang lebih dalam pandangan masyarakat. Hal ini karena masyarakat masih memandang bahwa gelar yang diperoleh melalui jalur akademik telah memenuhi berbagai persyaratan dari disiplin ilmu yang telah dipelajarinya. Dampak negatifnya, banyak orang yang hanya mengejar gelarnya saja tanpa memerhatikan kualitas dari pendidikannya tersebut. Pernahkah kamu menemukan seorang lulusan SMA yang lebih pintar dari seorang sarjana universitas terkemuka? Hal tersebut mungkin saja terjadi, apalagi pada saat ini. Gelar akademik yang dimiliki oleh seseorang seringkali hanya dijadikan tameng atau kebanggaan semata tanpa bisa mempertanggungjawabkannya. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan 10 Pengertian Stratifikasi Sosial Menurut Para Ahli Terlengkap Dampak Negatif perbedaan peran dan status sosial Menurut Dr. Robert MZ Lawang, konflik adalah perjuangan untuk memperoleh hal-hal yang langka seperti nilai, status, kekuasaan, dsbnya. Dalam pengertian Sosiologis konflik dapat didefinisikan sebagai suatu proses sosial dimana dua orang atau kelompok berusaha menyingkirkan pihak lain dengan jalan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya. Penyebab terjadinya konflik adanya perbedaan kepribadian diantara mereka, yang disebabkan oleh adanya perbedaan latar belakang kebudayaan. adanya perbedaan pendirian atau perasaan antara individu yang satu dengan individu yang lain, sehingga terjadi konflik diantara mereka. adanya perbedaan kepentingan individu atau kelompok diantara mereka. adanya perubahan-perubahan sosial yang cepat dalam masyarakat karena adanya perubahan nilai/sistem yang berlaku. Bentuk-bentuk Konflik pertentangan pribadi artinya konflik yang berlangsung antara dua orang. Pertentangan kelas sosial, artinya konflik antara kelas sosial yang ada dalam masyarakat. konflik rasial, artinya konflik antar suku bangsa yang ada. konflik internasional, artinya konflik yang terjadi antar negara yang disebabkan oleh perbedaan kepentingan. Akibat-akibat Konflik Bertambah kuatnya rasa solidaritas antara sesama anggota Hancurnya atau retaknya kasatuan kelompok Adanya perubahan kepribadian seorang individu Hancurnya harta benda dan jatuhnya korban manusia Kondisi negatif tersebut di atas jika dibiarkan dan tidak ada tindakan untuk pengendaliannya akan mengakibatkan terganggunya ketertiban hidup bermasyarakat. Dengan demikian, pengendalian sosial untuk mengatasi gejolak sosial menjadi penting keberadaannya sebagai unsur pembentuk struktur masyarakat. Contoh Status Sosial Mengapa Anakku Sering Mengeluh Seorang ibu mengeluhkan bahwa anaknya sering mengeluh sakit perut atau pusing ketika harus pergi ke sekolah. Peristiwa ini sering ia alami secara terus menerus. Ketika dia di bawa ke dokter, tidak ada penyebab fisik dari sakitnya tersebut. Ada apa dengan anak ini? Ternyata setelah diselidiki lebih lanjut, masalah ini lebih disebabkan si anak kurang mampu mengatasi masalahnya dalam pelajaran di sekolah dan peran “sakit” ini muncul dalam upaya untuk menghindari masalahnya. Peran “sakit” ini pada dasarnya dimainkan anak untuk memperoleh simpati ataupun menghindari hal-hal yang tidak diinginkan/tidak dapat diatasi olehnya. Sebenarnya peran “sakit” ini tidak hanya dialami anak-anak saja namun juga orang dewasa di mana tujuannya adalah untuk menghindari kesulitan atau memperoleh simpati. Masalah belajar sering menjadi problema bagi orangtua maupun anak. Orang tua sering mendapat kesulitan ketika anak harus pergi sekolah, menghadapi ulangan, dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan masalah belajar. Seringkali ditemui, anak-anak sering menghindari tugas-tugas sekolah, tidak mau pergi sekolah dengan alasan sakit. Anak tiba- tiba mengeluh sakit perut kurang enak badan, atau pusing ketika ia harus pergi sekolah atau mengerjakan tugas. Bila hal ini kerap terjadi, orang tua perlu waspada, bisa jadi perilaku anak bersumber dari ketidakmampuannya berhadapan dengan kesulitan. Walau demikian, untuk sampai pada kesimpulan ini, beberapa aspek perilakunya perlu diperhatikan dengan seksama. Apa dampaknya? Jika kondisi ini kurang diwaspadai, dapat saja anak jadi mengembangkan cara ini sebagai alternatif penyelesaian masalah yang ampuh. Pengulangan perilaku ini dan keberhasilannya menggunakan peran “sakit” untuk menghindari masalah akan menumbuhkan kebiasaan. Anak jadi akan terbiasa untuk mencari cara yang mudah demi menghindari kegiatan belajar. Konsekuensi lainnya anak jadi mudah mengelak tanggung jawab, tugas, atau hal lain yang tidak ingin dilakukannya dengan berpura-pura “sakit.” Mengapa? Peran “sakit” ini bisa muncul ketika anak merasa tidak mampu/tidak akan mampu mengatasi/menanggulangi persoalan yang ia hadapi. Biasanya anak-anak ini memiliki kemampuan coping mengatasi masalah yang lemah sehingga tekanan-tekanan yang dihadapi dirasakan demikian berat. Dampaknya anak jadi memilih cara menghindar sebagai upaya untuk tidak berhadapan dengan kesulitan/persoalan. Gejala ini dikenal dengan istilah “malingering.”’ Umumnya hal ini kerap terjadi pada anak-anak yang rentan terhadap stres/tekanan, tidak percaya diri, dan kurang yakin pada kemampuan diri. Mereka biasanya mudah merasa khawatir dan cemas dalam menghadapi hal-hal yang tidak mereka prediksikan, mudah takut pada kegagalan, dan kurang terbiasa untuk memecahkan masalah-masalahnya sendiri. Untuk itu, penting sekali bagi anak untuk belajar mengatasi masalahnya sendiri tanpa terlalu banyak dibantu oleh orang dewasa. Upaya Pencegahan Biasakan anak untuk belajar menanggung konsekuensi dari tindakan yang dilakukan. Dengan demikian anak belajar untuk bersikap rasional dalam menyikapi kenyataan yang harus dihadapi. Kebiasaan ini akan menumbuhkan keuletan dan daya tahan dalam menghadapi kesulitan, anak jadi tidak mudah menyerah. Usahakan untuk tidak terlalu mencemaskan anak dengan cara meragukan kemampuan mereka ataupun memberikan pertolongan yang berlebihan. Sebaliknya berikan kepercayaan pada anak, semangat, dan dorongan agar keyakinan dan kepercayaan diri akan semakin berkembang. Minimalkan juga pemberian pujian atau pandangan yang berlebih pada kemampuan anak. Berikan secukupnya sesuai dengan porsinya. Upaya Penanggulangan Perhatikan secara jeli apakah perilaku ini muncul hanya pada saat anak berusaha menghindari kewajibannya, seberapa sering muncul perilaku “sakit” ini, dan konsistensi dari perilaku ini. Jika hal ini terus menerus terjadi secara konsisten ketika ia hendak melakukan kewajibannya menghadapi tugas-tugas sekolah, masuk sekolah besar kemungkinan anak menghindari tugas dengan berpura-pura sakit. Periksakanlah ke dokter keluhan-keluhan yang diungkapkan anak untuk memastikan kondisi fisik yang sebenarnya. Ajarkan anak untuk berani menghadapi kesulitan yang dihadapi, bantu mereka menghadapi kesulitan dalam pelajarannya, berikan semangat untuk mengatasinya, dan kurangilah tekanan pada anak-anak jika mereka memang lemah dalam belajar. Ajarkan anak untuk belajar mengungkapkan masalahnya. Untuk itu perlu bagi orang tua menciptakan suasana yang nyaman buat anak. Usahakan untuk membina hubungan dan kedekatan dengan anak supaya anak dapat lebih mudah mengungkapkan kesulitan dan hambatan-hambatan yang dialaminya. Usahakan untuk tidak bereaksi berlebihan memberikan perhatian, mengasihani, dan perilaku lain yang menunjukkan simpati berlebihan apabila anak menunjukkan reaksi sakit berulang pada saat ia ingin menghindari tugas atau mendapatkan simpati. Jika peran “sakit” ini terus menerus muncul, konsultasikan pada ahlinya. Urgensi LDF terutama di FK Fakultas Kedokteran adalah sarana antara pematangan diri dokter-dokter. Di Indonesia peran dokter penting dalam pemberdayaan masyarakat. Fungsi dokter sebagai community leader dan decision maker masih sangat kentara di negeri ini. Intensitas interaksi sosial yang tinggi pada profesi ini membuat kedokteran sebagai bidang yang amat potensial membentuk karakter sosial masyarakat. Di sisi lain, kasus-kasus malpraktek mulai semarak seiring perlindungan konsumen dan kecerdasan masyarakat Indonesia. Hal tersebut menuntut seorang dokter masa depan Indonesia memiliki kompetensi tinggi dan yang tak kalah pentingnya memiliki integritas moral yang kuat. Sehingga tak terjadi kasus aborsi, kolusi gelap dengan pabrik obat, dan sebagainya. Mempertimbangkan posisi dokter yang begitu pentingnya sekaligus di sisi lain memiliki potensi kezhaliman tinggi di masyarakat, maka intervensi saat proses menjadi dokter dan berlanjut setelah menjadi dokter menjadi sangat penting dan menentukan. Intervensi yang terbaik adalah membekali para calon dokter dan dokter tersebut dengan bekal taqwa. Bekal yang relatif sangat tersisih di kurikulum sebagian besar FK di Indonesia, mungkin kecuali YARSI dan beberapa. Oleh karena itu, untuk segmentasi calon dokter, di sanalah letak pentingnya ketegakan berdiri Lembaga Da’wah Fakultas Kedokteran LDFK yang diharapkan dapat mengakarkan paradigma taqwa itu di kalangan calon dokter selama menjalani proses pendidikannya di fakultas kedokteran. Tidak hanya tegak berdiri, tetapi juga kemudian betapa pentingnya sebuah LDFK itu dikelola secara professional, bervisi dan misi progresif, memiliki wibawa dan pengaruh, serta memberi dampak yang seluas mungkin. Karena bisnis LDFK ini tidak main-main. Bahkan bukan tak mungkin imbas pengaruh LDFK itu juga menjalar di kalangan birokrat kampus seperti dekanat, serta staf pengajar. Sehingga bisa jadi kriteria iman dan taqwa betul-betul menjadi ruh agenda pendidikan di setiap FK dalam merekayasa serta membina karakter lulusannya. Urgensi jaringan antara LDFK Jaringan antar LDFK sangat penting artinya. Pertama, sunnatullah sebuah sapu lidi yang terdiri 100 lidi memiliki kekuatan jauh lebih dahsyat dari 100 lidi yang tanpa diikat. Kekuatan jaringan ini akan lebih memberi determinasi menjawab permasalahan. Seperti misalnya kasus Udayana ataupun nanti saat kita melobi misalnya Forum Dekan FK se- Indonesia untuk menyemarakkan pengajian bagi mahasiswa muslim. Ataupun kita lebih bisa mendesak birokrasi FK sebuah universitas yang belum ada LDFnya untuk memberikan dukungannya. Nanti jaringan ini dapat membantu dalam hal konsep serta maturasi kelembagaan. Hal ini dijabarkan di misi FULDFK poin 1 dan 5. Kedua, kita dapat berbagi pengalaman dan keunggulan yang diberkahkan ALLAH pada LDFK kita, sehingga LDFK seluruh nasional nanti punya standar kualitas yang kurang lebih sama-sama unggul. Sehingga lebih dekatlah kita mencapai tujuan, yakni keluaran alumnus FK se-Indonesia yang punya kualitas lebih kompleks, terutama dalam keimanan dan kemampuan manajerial. Hal ini dijabarkan di misi FULDFK poin 2. Ketiga, hal ini dapat menjadi sarana kita ikut melilitkan diri sebagai salah satu simpul bersama dengan jaringan raksasa mahasiswa kedokteran muslim yang telah ada di lingkup internasional. Bila telah demikian, kita bisa mengusahakan proyek sehingga standar keluaran alumnus muslim FK se-Indonesia adalah standar internasional. Hal ini menjadi sangat penting mengingat ketertinggalan negara kita dengan negara lain, sehingga kita insya ALLAH dapat banyak menimba hikmah dari mereka. Dan juga karena kita akan hidup di era persaingan global yang menuntut standar kualitas internasional. Urgensi FULDFK Setelah kita memperoleh pemahaman pentingnya LDF di suatu FK serta pentingnya ada jaringan antar LDFK maka kita akan membahas urgensi FULDFK. FULDFK adalah wadah formal jaringan antar LDFK se-Indonesia. Merujuk misi lembaga yang akan kita usung bersama-sama ini yakni Memperkuat Ukhuwah Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran se-Indonesia Mendorong Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran di Indonesia untuk lebih profesional dan mapan Mensosialisasikan Kedokteran islam kepada masyarakat Terlibat aktif merespon dan membentuk opini umat yang berkaitan dengan masalah kesehatan Advokasi terhadap kepentingan dakwah dalam bidang kesehatan Mempersiapkan mahasiswa kedokteran muslim menuju dakwah profesi Menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga yang ada baik medis maupun non medis dalam skala nasional maupun internasional. Maka sangat nyata urgensi jaringan antara LDFK tertera di misi ini. Masih ingat bukan? Sebut saja poin 1, 2, 5, 7. Ditambah, misi yang akan dijalankan sarana ini juga menyiratkan betapa jaringan antar LDFK ini bila dikelola secara serius dengan format organisasijuga berpotensi menghasilkan maslahat lewat kebijakan-kebijakan yang dihasilkan. Keuntungan bentuk organisasi kepengurusan terhadap paguyuban lebih lengkapnya akan dibahas setelah ini. Lingkup maslahat dari kebijakan-kebijakan yang dihasilkanpun tak hanya berbatas LDFK saja tapi juga khalayak ramai. Sekali lagi, kata kunci urgensi FULDFK selain hanya berupa jaringan -dalam hal ini diakomodasi dalam bentuk kepengurusan- adalah kebijakan. Kebijakan dapat membuat keuntungan yang sekedar jaringan dapat lebihefektif dirasakan oleh seluruh LDFK se- Indonesia. Misalnya untuk poin 2, bila kemudian dihasilkan kebijakan mulai dari klasifikasi kualitas LDFK, dibuat departemen yang mengurus hal itu di tingkat pusat dan wilayah yang berfungsi menaikkan tingkat kelas tiap LDFK se-Indonesia maka proses pemapanan tersebut dapat berjalan secara efektif, komunikatif antar LDFK, dan efisien. Kemudian tengoklah poin 3, 6 yang berkaitan erat dengan nilai tambah adanya kebijakan. Ketika sebuah kebijakan dibuat serta kemudian dilaksanakan secara seragam oleh LDFK se-Indonesia pastilah akan memberi efek yang besar bukan? Hanya saja, kalimat indah tersebut hanya dapat terwujud apabila organisasi ini dapat terlebih dahulu membuktikan bahwa dirinya membawa manfaat yang banyak terhadap konstituennya sendiri. Sehingga kemudian, pada awal-awal masa kepengurusan, misalnya tahun pertama, orientasi lembaga ini harus lebih tercurah pada misi-misi poin 1, 2, 5. Kami perlu memberi catatan khusus kepada misi poin 6. Semoga kita masih ingat substansi urgensi adanya LDF di FK. Maka kita juga harus memikirkan harus adanya kontinuitas antara da’wah kampus FK dengan da’wah profesi kedokteran. Kami termasuk yang berpendapat bahwa kepengurusan FULDFK nanti sebaiknya sebagian besar akan diisi oleh rekan-rekan yang telah melewati fase top manager masing-masing kampus. Yang jika ditilik dari sudut pandang akademik, rekan-rekan ini sudah ada di fase klinik dan relatif sebentar lagi akan lulus menjadi dokter. Maka FULDFK dapat menjadi sarana aktivitas rekan-rekan yang biasanya menjadi pengangguran di kampus karena tak banyak lagi amanah intra-kampus. Sekaligus karena dalam interaksinya akan sering bersinggungan dengan da’wah profesi, FULDFK dapat menjadi sarana mempersiapkan kader-kadernya untuk juga terjaga akhlak dan semangat da’wahnya saat telah menjalani profesi sebagai seorang dokter. Sehingga upaya tiap LDFK dan FULDFK yang berusaha mentransformasi calon-calon dokter menuju ketakwaan ada kelanjutannya. Karena bisa jadi percuma saja kalau usaha transformasi itu hanya saat fase calon dokter tanpa ada mekasnisme penjagaan ketakwaan setelah itu. Padahal godaan dunia yang nista justeru lebih dahsyat saat kita berdiri sebagai seorang dokter. Mengenai mengapa pengurus FULDFK sebaiknya dikhususkan bagi rekan-rekan yang telah melewati fase top manager di kampusnya masing-masing selain alasan yang telah dikemukakan di atas, kami perlu menambahkan catatan khusus. Hal ini berkait erat menjawab sebagian besar kekhawatiran LDFK yang takut kadernya diambil. Serta juga sebagai solusi menjawab masalah bahwa banyak rekan-rekan kader LDFK yang telah melewati fase top manager di kampusnya yang menjadi pengangguran karena tak banyak lagi amanah, padahal kapasitas mereka jelas besar karena telah terbiasa dengan amanah di tahun-tahun sebelumnya. DAFTAR PUSTAKA Suprihartoyo dkk, 2009, Ilmu Pengetahuan Sosial 1 Soerjono Soekanto. 2007. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta PT Raja Grafindo Persada. Abdulsyani. 2007. Sosiologi Skematika, Teori, dan Terapan. Jakarta PT Bumi Aksara Saripudin, Didin 2005. Mobilitas dan Perubahan Sosial, Penerbit Masagi Foundation, Bandung Lawang, Robert. 1985. Sistem Sosial di Indonesia, Jakarta Penerbit PT Kurunika Universitas Terbuka. Nasikun. 1993. Sistem Sosial Indonesia, Jakarta PT RajaGrafindo Persada Sunarto, Kamanto. 2004. Pengantar Sosiologi, Penerbitan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta. Soekanto, Soerjono. 1979. Sosiologi Suatu Pengantar; Jakarta Yayasan Penerbit Universitas Indonesia. Mungkin Dibawah Ini yang Kamu Cari